Jumat, 03 Mei 2013


Remaja
            Remaja saat ini berada dalam suatu proses perubahan masyarakat global. Dalam proses globalisasi ini bagaimana remaja memerankan posisi dan tanggung jawab dalam gerak perubahan yang begitu cepat dan instan ?
            Wujud dan kondisi masa depan remaja terletak pada kesiapan dan kemampuan fisik,intelektual,spiritual dan keterampilan generasi muda masa kini. Remaja sebagai bagian dari generasi muda pada umumnya adalah sumber daya manusia dan sumber tenaga kerja, kemajuan masa depan sangat tergantung pada generasi muda dengan semangat,daya juang (etos kerja) yang tinggi dan daya pikir yang kuat dan sehat baik aspek intelektual dan spiritual (keimanan). Artinya remaja sangat diperlukan untuk mewujudkan pembangunan yang bermoral.
            Sejalan dengan perkembangan globalisasi remaja pada masa pubertas ini terkadang melalaikan  perkembangan spiritual yang menjadi tidak terkontrol. Ada beberapa sebab akan hal ini, antara lain : perkembangan IT (informasi teknologi) yang sangat cepat dan tanpa batas yang mungkin bertentangan dengan budaya dan pandanagan bangsa kita dan tidak mustahil berdampak pada krisis nilai nilai spiritual berupa alienasi dan dehumanisasi. Alienasi adalah terjadinya kerengganagn hubungan manusia denagn Tuhan, hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan alam.. sedangkan dehunamisasi merupakan akibat pembangunan yang lebih mengutamakan kepentingan praktis-pragmatis dan mengabaikan nilai-nilai dan harkat martabat mausia.selain itu remaja dapat terjebak kearah westernisasi.
            Adapun sikap yang perlu dimiliki remaja dalam menghadapi globalisasi adalah yang paling uta berpegang teguh pada agama. Para remaja boleh menerima ide-ide modern yang datang dari luar untuk kebutuhan modernisasi dan menolak unsur-unsur westenisasi. Modernisasi diperlukan untuk menunjang intelektual remaja dan menambah kemampuan social.
            Disini niat penulis menulis tentang remaja hanya untuk mengingatkan agar para remaja untuk selalu pada ajaran agama yang para remaja yakini. Agar para remaja bisa terus berkarya dengan intelektual dan spiritual.
Terima kasih J # reniambarwati99@yahoo.com
Sumber : Djalaludin , Ramayulis ,1998, Pengantar Ilmu Jiwa Agama, Kalam Mulia, Jakarta
     Pulungan,J Suyuthi, 2002, Universalisme Islam, PT Moyo Segoro Agung, Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar